Kutitipkan Cintaku Pada-Mu

Dalam setiap tarikan nafasku kuharapkan rahmat-Mu
Sekuat tenaga kutuju ridho-Mu
Meski maksiat setia iringi langkahku
Tapi aku hamba-Mu, ya Allah!
Aku bisa manghindar, pun kerap tenggelam
Ampuni aku, ya Rabb!

Kau sisipkan padaku mata tuk menikmati eloknya karya-Mu
Kau selipkan hati disela ragaku
Hingga aku terhanyut dalam cinta
Bualan hamba-hamba-Mu tentang puncak keindahan
Hambapun tiada mengingkarinya

Rabb!
Wanita itu telah mencuri hatiku
Membuatku ingin menjeratnya
Tuk selalu menjadi milikku
Membuatnya hiasan terindah
Yang setia menyejukkan hariku

Namun hamba tiada berdaya mengikatnya dengan syari’at
Hamba kekurangan,
Hamba lemah!
Takkan pernah hamba milikinya tanpa syari’at, haram!
Meski kutahu indahnya memikat yang lain
Ya Allah, kutitipkan cintaku pada-Mu
Hingga saat Kau izinkan hamba mengikatnya
Atau Kau berkehendak lain
Aku ridho pada-Mu, ya Rabb.

4 responses to “Kutitipkan Cintaku Pada-Mu

  1. Hmmm, mengagungkan cinta sekali ya mas yudhi ini. . .hohoho

  2. Nggak jg, yg harus diagungkan kan cuma Allah. Keindahan cinta jg bermuara dr cinta-Nya yg tiada batas……, tul gak??

  3. kalimat”namun hamba tiada berdaya mengikatnya dengan syari’at”maksudnya apa tcuuuuh?aku jadi penasaran?tiada berdaya atau tiada berani?ayolah,aku pensaran.bls ke email aku aja ya mas.slm kenal,aisyah.syukran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s